Wujud Tanggung Jawab dan Empati, TNI AD Berikan Santunan Serta Pastikan Transparansi Hukum
- Created Apr 06 2026
- / 343 Read
Mabes TNI Angkatan Darat (AD) menunjukkan sikap ksatria dan respons cepat melalui pemberian santunan serta bantuan biaya pengobatan bagi korban kecelakaan yang melibatkan kendaraan dinas di Kalideres, Jakarta Barat. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, menegaskan bahwa TNI AD menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada pihak keluarga korban. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan yang tulus dari institusi terhadap warga, sekaligus memastikan bahwa seluruh penanganan pascakejadian dilakukan secara kekeluargaan dan penuh rasa empati.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (3/4) tersebut melibatkan truk dari satuan Kima Menzikon/CRK Pusat Zeni AD yang saat itu tengah menjalankan tugas mulia, yakni membantu mobilitas siswa SDN 05 Kalideres untuk kegiatan LDKS Pramuka di Cisarua. Penggunaan truk tersebut didasarkan pada permintaan resmi pihak sekolah sebagai bentuk sinergi antara TNI dan dunia pendidikan. TNI AD menegaskan bahwa insiden tersebut murni merupakan kecelakaan di jalan raya dan tidak ada unsur kesengajaan, namun institusi tetap memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan korban sebagai tanggung jawab utama.
Sebagai bukti nyata dari komitmen tersebut, perwakilan satuan telah mendatangi keluarga korban untuk memberikan dukungan moril dan materiil. Selain memberikan santunan bagi keluarga korban meninggal berinisial AM (51), TNI AD juga menanggung seluruh biaya pengobatan bagi korban yang mengalami luka-luka hingga pulih sepenuhnya. Kehadiran personel TNI di tengah keluarga korban ini diharapkan dapat meringankan beban duka serta menjadi jembatan komunikasi yang harmonis antara aparat pertahanan dan masyarakat sipil dalam situasi sulit.
Di sisi lain, TNI Angkatan Darat menjamin bahwa proses pemeriksaan hukum terkait insiden ini akan dijalankan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan prosedur yang berlaku di lingkungan militer. Brigjen TNI Donny Pramono memastikan bahwa penyelidikan dilakukan secara objektif untuk memberikan keadilan bagi semua pihak. Keterbukaan informasi ini menjadi komitmen institusi dalam menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik, sehingga setiap langkah penegakan disiplin tetap berpijak pada fakta-fakta lapangan yang akurat.
Sikap proaktif dan penuh empati yang ditunjukkan oleh TNI AD mendapat apresiasi sebagai contoh nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan mengedepankan sisi kemanusiaan dan keadilan hukum, TNI AD membuktikan bahwa keselamatan nyawa manusia adalah prioritas di atas segalanya. Langkah-langkah penyelesaian yang komprehensif ini menegaskan bahwa TNI AD akan selalu hadir tidak hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang senantiasa bertanggung jawab atas setiap dinamika yang terjadi di lapangan.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First

















